Kampung Cibalay, Desa Tapos, Kec. Tenjolaya, Kab. Bogor

Situs ini lebih di kenal dengan Situs Arca Domas Cibalay. Situs ini terdiri dari beberapa situs seperti Situs Arca Domas, Pasir Manggis, Situs Batu Bergores, Punden Endong Kasang dan Punden Jami Picing. Situs ini terletak di Kampung Cibalay Desa Tapos Kecamatan Tenjolaya kabupaten Bogor. Untuk sampai ke Situs tersebut anda dapat menggunakan dua rute yang berbeda pertama dari arah Bogor – Ciapus – Curug luhur – Terminal Faten. Rute lainya bisa ditempuh dari arah Bogor – dermaga – Ciampea – Cinangneng – terminal faten. Anda akan menjumpai beberapa bebatuan sebagai pembuka, Tumpukan batu ini di sebut Situs Balekambang. Situs ini merupakan peninggalan jaman Prasejarah. Disitus ini dapat di lihat Menhir dan Batu Gores. Ada beberapa menhir dengan panjang dan lebar yang berbeda.

          Setelah Balekambang anda akan melewati aliran Sungai kecil yang di sebut sungai Cibalay. Perjalanan menuju Situs Arca Domas anda akan melewati gerbang utama dengan menaiki beberapa anak tangga yang di apit pepohonan Pinus. Tak lama anda akan disuguhan hamparan bebatuan seperti halnya di situs gunung Padang. Sebenarnya nama situs Arca Domas sedikit tidak tepat karena disini tidak pernah di temukan Adanya Arca yang ada hanyalah Punden Berundak. Situs Megalitikum ini berada di ketinggian 700 mdpl dan menempati area yang cukup luas sekitar 4 hektar juga merupakan punden berundak dengan komponen yang lengkap. Teras utama situs ini berada di udakan yang paling tinggi dengan beberapa batu menhir di atasnya. Lembaranlembaran bebatuan unik ini membentuk suatu ruangan. Ruangan yang di jadikan tempat pemujaan ada 7 undakan di situs ini. Masingmasing undakan dengan bentuk yang berbeda namun fungsinya masih sama sebagai tempat pemujaan. Lembaran bebatuan terhampar di beberapa undakan baik membentuk suatu ruangan atau seperti layaknya jalan.

           Di area ini  Batu dan Menhir berpencar ada yang berdekatan namun ada juga yang berjauhan. Diarea utama puncak bukit di sebut “Pusar” ditengah-tengah hamparan batu terdapat batu berdiri tegak yang berbentuk segitiga dengan dioameter 3-4 meter. Situs ini di kenal Masyarakat dengan Situs Cibalay dan paling banyak di kunjungi pada hari libur dan hari-hari tertentu tentunya dengan kepentingan yang berbeda-beda. Selain berwisata terkadang mereka juga melakukan sesembahan. (Sumber Reza/Majalah Info Wisata edisi Agustus 2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here