Info Wisata – Nuansa alam dengan pemandangan
eksotis alam Taman Nasional Gunung Halimun
Salak (TNGHS) merupakan salah satu objek wisata
di Indonesia yang terkenal dengan kabutnya
dan menjadi tujuan wisata alam. Bahkan, lokasi
wisata yang berada di Desa Malasari, Kecamatan
Nanggung, ini menjadi tujuan favorit wisatawan
luar kota, terutama Jakarta. “Para pelancong yang
menyukai wisata alam pasti sangat menyukai
objek wisata di sini, karena sangat beragam,”
terang Kepala Desa Malasari Kendar kepada Info
Wisata.

Menurut dia, wisatawan juga dapat menikmati
air terjun di Curug Piit, Curug Macan, perkebunan
teh Nirmala, perkampungan Malani, sentra
kerajinan aren, hutan hujan tropis serta wisata
rumah sejarah zaman megalitik. “Semua itu dapat

dikunjungi di Desa Malasari. Pada libur tahun
baru ini, wisatawan bisa menikmati destinasi
wisata panorama alam yang masih sangat indah,”
ungkapnya.

Hutan yang selalu di tutupi oleh kabut Halimun
Pengelolaan kepariwisataan yang berprinsip
pada Community Base Tourism dengan
pendekatan sebaran kampung dan sebaran
obyek yang ada menjadi konsep dasar dalam
pembangunan kepariwisataan. lainnya adalah
pengeloalaan kepariwisataan yang berprinsip
pada co-management, hal itu dikarenakan
wilayah Desa wisata Malasari sebagian besarnya
adalah kawasan Taman Nasional Gunung
Halimun Salak yang memiliki luasan sebesar
6.470 Hektar (78%) dan kawasan Perkebunan
Teh Nirmala Agung dengan luas 971,22 Hektar
(11,8%) dan sisanya adalah kepunyaan warga.

(11,8%) dan sisanya adalah kepunyaan warga.

Kampung Wisata yang saat ini di fokuskan di
ujung selatan desa wisata Malasari dengan
dukungan fasilitas penginapan yang sudah dimiliki
masyarakat kampung Citalahab merupakan
salah satu bentuk kesiapan warga Desa guna
menyambut geliat kepariwisataan. Rencana
kedepannya manajemen Desa Wisata
Malasari akan mengembangkan kampung
wisata Ciwalen guna mengakomodir kunjungan
wisatawan yang berbasis farm tourism,
educational tourism & natural based tourism.

Selain indahnya wisata alam nan eksotis, Desa
Malasari ini terkenal dengan wisata sejarahnya,
Ya. Bupati Pertama Kabupaten Bogor di rumah
boepati Bogor pertama yang digunakan untuk
melakukan semua aktivitas pemerintahan
Kabupaten Bogor di tahun 1947. Pada saat
itu Ipik Gandamanah menerima tugas dari
pemerintah Republik Indonesia guna menyusun
pemerintahan Kabupaten Bogor yang terpusat
di wilayah Jasinga. Setelah Ipik Gandamanah
ditetapkan sebagai bupati Bogor pertama, di
desa Malasari inilah aktivitas pemerintahan
dilaksanakan cukup lama.

Rumah Bupati sangat terawat apik, di dalamnya
tersimpan berbagai furnitur dan dokumentasi

Ipik Gandamanah. di halaman depannya terdapat
satu unit kendaraan lapis baja sebagai monument
perjuangan masyarakat Malasari pada zaman
revolusi kemerdakaan.

Setelah di renovasi pada tahun 2013, desain
arsitekur rumah sejarah yang merupakan
gambaran asli rumah masyarakat Malasari tempo
dulu tidak mengalami perubahan, disekeliling
rumah sejarah terdapat pula beberapa rumah
dengan gaya arsitektur yang sama dan merupakan
keturunan bupati Ipik Gandamanah.

Kemegahan pendopo bupati di jalan tegar
beriman pada saat ini berawal dari kesederhanaan
sebua bangunan kecil yang di tinggali oleh Ipik
Gandamanah pada tempo dulu di Malasari.
(Sumber:sandi majalah info wisata edisi April 2019)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here