Jalan Raya Puncak KM.90, Tugu Selatan, Cisarua, Kab. Bogor

Keindahan jalan raya puncak Bogor memang sangat memikat. sejak jaman Belanda, tempat ini kerap dikunjungi karena memiliki daya tarik berupa udara yang sejuk dan pemandangan alam nan indah. sejak zaman kolonial Belanda Puncak telah dikenal sebagai resort pegunungan yang ingin menghirup udara dataran tinggi yang segar. Dengan pemandangan menakjubkan dari puncak gunung berapi Salak, Gede dan Pangrango dengan hamparan kebun teh dan aliran gemericik sungai.

Pemandangan disekitar puncak terasa special dengan adanya Masjid Cantik berwarna putih. Design kubah nya meliputi bagian utama masjid ini. Lokasi masjid ini sangat kontras dibanding dengan lingkungan sekitar yang berupa kebun teh. Nama Masjid itu adalah Attaawun. Ta’awun berasal dari bahasa Arab Ta’awana, Yata’aawuna, Ta’awuna, yang artinya tolong-menolong, gotong-royong, bantu-membantu dengan sesama manusia.

Eksterior Masjid dikelilingi oleh taman yang tertata rapih. Terdapat kolam ikan di Lingkungan masjid yang berisi ikan hias seperti ikan Koi dan ikan mas. Keindahan dari lingkungan masjid ini, merupakan hasil dari kerja keras pengurus masjid yang dikelola oleh Badan Pengelola Islamic Center (BPIC) Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DKM Masjid Atta’awun. Pada salah satu bagian masjid, sudah dipasang pengumuman antara lain, Ajakan untuk menjadikan masjid sebagai sarana Ibadah, Tasyakur, Tafakur dan Taddabur. Memelihara dan menjaga kesucian masjid, berbusana sopan, tidak ketat dan tidak transparan. Tidak makan, minum dan merokok didalam Masjid.

Interior Masjid seperti kebanyakan masjid di Indonesia, di dalam Masjid Atta’awun terdapat mimbar untuk khatib memulai khutbah. Namun yang special disini adalah, ornamen di dalam Masjid di dominasi oleh bahan kayu, baik ruangan disekitar mimbar maupun lantainya. Untuk menambah ke khusukan dalam beribadah, pada bagian depan masjid dilapisi dengan karpet yang tebal dan lembut. Hal ini cukup penting mengingat udara di puncak cukup dingin dan menusuk tulang. Didalam lingkungan interior masjid juga ada penunjuk waktu yang menunjukkan waktu shalat 5 waktu.

Keindahan lingkungan Masjid Atta’awun ini seakan tidak ada habisnya, ditambah dengan dibangunnya curug (air terjun) mini buatan di belakang kompleks Masjid ini. Curug ini sengaja dibuat berundak undak untuk menambah keindahan dan gemericik air yang melewatinya membuat susana semakin damai. (Sumber Majalah Info Wisata Edisi November 2017/Deni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here